« December 2007 | Main | April 2008 »

12 Barisan di Alam Padang Mahsyar...

Oleh Rasulullah SAW,

Suatu ketika, Muaz bin Jabal r. a menghadap Rasullullah s. a. w dan bertanya: “Wahai Rasullullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah saw: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” -(Surah an-Naba’:18) Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis hingga basah pakaiannya. Lalu Baginda menjawab:”Wahai Muaz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahawa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri. Maka dinyatakan apakah 12 barisan berkenanaan yaitu:

BARISAN PERTAMA Diiringi dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: ” Mereka itu adalah orang-orang yang ketika hidupnya menyakiti hati jirannya, maka ini balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.

BARISAN KEDUA Diiringi dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah yang maha pengasih: “Mereka itu adalah orang yang ketika hidupnya meringankan solat, maka inilah balasannya, dan tempat kembalinya adalah neraka.

BARISAN KETIGA Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kalajengking. “Meraka ini adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka..

BARISAN KEEMPAT Diiringi dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka ini adalah orang yang berdusta didalam jual beli, maka inilah balasannya, dan tempat mereka adalah neraka..

BARISAN KELIMA Diiringi dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah s. a. w menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka ini adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui manusia, tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah s. a. w, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.

BARISAN KEENAM Diiringi dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.

BARISAN KETUJUH Diiringi dari kubur tanpa mempunyai lidah dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Meraka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.

BARISAN KELAPAN Diiringi dari kubur dalam keadaan terbalik degan kepala kebawah dan kaki keatas. ” Meraka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.. “

BARISAN KESEMBILAN Diiringi dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru , sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. ” Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara haram, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka.

BARISAN KESEPULUH Diiringi dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka..

BARISAN KESEBELAS Diiringi dari kubur mereka dengan berkeadaan buta, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai keperut, dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah neraka

BARISAN KEDUA BELAS Mereka diiringi dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal soleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara solat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka bertaubat, maka inilah balasannya, dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang, dan keridhaan Allah yang maha pengasih.

Sumber : http://kumpulanartikel.co.cc

duuhh,, kita masuk barisan mana ya...???
Mudah2an barisan Ke-12 yaa, Amin...
kuncinya perbanyak ibadah 'n ingat klo pintu tobat akan selalu terbuka lebar buat kita smua...
jadi. yang Semang9at yaaaa.... (^o^)

                            

>> JadiLah Apa Yang Kau Mau <<

Menjadi karang-lah, meski tidak mudah. Sebab ia ‘kan menahan sengat binar mentari yang garang. Sebab ia ‘kan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah. Sebab ia ‘kan melawan bayu yang keras menghembus dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan. Sebab ia ‘kan menahan hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya. Sebab ia ‘kan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus.Sebab ia ‘kan berdiri tegak berhari-hari, bertahun-tahun, berabad-abad, tanpa rasa jemu dan bosan.

Menjadi pohon-lah yang tinggi menjulang, meski itu tidak mudah. Sebab ia ‘kan tatap tegar bara mentari yang terus menyala setiap siangnya. Sebab ia ‘kan meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia ‘kan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia ‘kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia ‘kan menahan gempita hujan yang coba merubuhkan. Sebab ia ‘kan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia ‘kan berikan tempat bernaung bagi burung-burung yang singgah di dahannya. Sebab ia ‘kan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.

Menjadi paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit kecipaknya, ia akan menggetarkan ujung samudera. Sebab besar tubuhnya ‘kan menakutkan musuh yang coba mengganggu. Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut dan seisinya.

Menjadi elang-lah, dengan segala kejantanannya, meski itu juga tidak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk mengenal medannya. Sebab ia harus melawan angin yang menerpa dari segala penjuru. Sebab ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh. Sebab ia harus kembali ke sarang dengan makanan di paruhnya. Sebab ia harus menukik tajam mencengkeram mangsa. Sebab ia harus menjelajah cakrawala dengan kepak sayap yang membentang gagah.

Menjadi melati-lah, meski tampak tak bermakna. Sebab ia ‘kan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya.

Menjadi mutiara-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia berada di dasar samudera yang dalam. Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan-tangan manusia. Sebab ia begitu berharga. Sebab ia begitu indah dipandang mata. Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam di kubangan yang hitam.

Menjadi kupu-kupulah, meski itu tak mudah pula. Sebab ia harus melewati proses-proses sulit sebelum dirinya saat ini. Sebab ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan. Sebab ia bersembunyi dan menahan diri dari segala yang menyenangkan, hingga kemudian tiba saat untuk keluar.

Karang akan hadapi hujan, terik sinar mentari, badai, juga gelombang.Elang akan menembus lapis langit, mengangkasa jauh, melayang tinggi dan tak pernah lelah untuk terus mengembara dengan bentangan sayapnya.Paus akan menggetarkan samudera hanya dengan sedikit gerakan. Pohon akan hadapi petir, deras hujan, silau matahari, namun selalu berusaha menaungi.Melati ikhlas ‘tuk selalu menerima keadaannya, meski tak terhitung pula bunga-bunga lain dengan segala kecantikannya. Kupu-kupu berusaha bertahan, meski saat-saat diam adalah kejenuhan.

Mutiara tak memudar kelam, meski pekat lingkungan mengepungnya di kiri-kanan, depan dan belakang. Tapi karang menjadi kokoh dengan segala ujian.Elang menjadi tangguh, tak hiraukan lelah tatkala terbang melintasi bermilyar kilo bentang cakrawala. Paus menjadi kuat dengan besar tubuhnya dalam luas samudera.Pohon tetap menjadi naungan meski ia hadapi beribu gangguan. Melati menjadi bijak dengan dada yang lapang, dan justru terlihat indah dengan segala kesederhanaan. Mutiara tetap bersinar dimanapun ia terletak, dimanapun ia berada. Kupu-kupu hadapi cerah dunia meskipun lalui perjuangan panjang dalam kesendirian.

Menjadi apapun dirimu…, bersyukurlah selalu. Sebab kau yang paling tahu siapa dirimu. Sebab kau yakini kekuatanmu. Sebab kau sadari kelemahanmu. Jadilah karang yang kokoh, elang yang perkasa, paus yang besar, pohon yang menjulang dengan akar menghujam, melati yang senantiasa mewangi, mutiara yang indah, kupu-kupu, atau apapun yang kau mau. Tapi, tetaplah sadari bahwa kita adalah hambaNya. …..


Sumber : http://kumpulanaikel.co.cc

Pasangan Jiwa, Adakah ? ....

....Kadangkala aku berkhayal seorang di ujung sana juga tengah menanti tiba saatnya. Begitu ingin , berbagi batin, mengarungi hari, yang berwarna, dimana dia pasangan jiwaku? ku mengejar bayangan, kian menghilang, penuh berharap... (Katon Bagaskara)

Bait-bait lagu "Pasangan Jiwa" yang cukup melankolis  tadi,  agaknya cukup disukai para lajang yang belum  beruntung menemukan pasangan yang "pas". Dalam batin   mereka acap bertanya-tanya: Siapakah seseorang  diantara milyaran manusia di bumi ini yang kelak akan  hidup bersamanya? Dimanakah seseorang itu berada?  Kapankah ia akan menemuinya?

Sayangnya, ketika sudah mendapatkan seseorang pun,  para lajang ini terkadang malas membuat komitmen.  Alasannya, mereka belum yakin seratus persen bahwa  pasangan yang bersamanya saat ini adalah seseorang  yang tepat untuknya. Sebagian, bahkan merasakan seolah  masih ada seseorang yang lebih tepat untuknya  "melayang-layang" di luar sana. Hanya saja ia belum  menemukannya. Tapi, sampai kapan..?

Begitukah friends? Benarkah ada yang disebut dengan  soul mates,  "pasangan jiwa" bagi tiap manusia di muka  bumi ini? Apakah Anda percaya dengan apa yang disebut  pasangan jiwa? Atau bisakah kita memiliki pasangan  jiwa lebih dari satu di dunia ini? (Banyak pertanyaan  ya�)

Sejumlah pakar kejiwaan percaya bahwa di dunia memang  terdapat hubungan antara dua pasangan jiwa, dua jiwa  yang ditakdirkan menyatu dengan kuat satu sama lain  sepanjang waktu. Konon, dengan kehadiran pasangan jiwa  ini, Anda akan merasakan benar-benar dicintai,  benar-benar aman dan benar-benar dipahami.

Lantas bagaimana Anda mengetahuinya?  Sejumlah teman  mengatakan,  "Ya pokoknya terjadi begitu saja, Kita   tahu hanya dengan melihatnya. Dengan menggunakan  perasaan." Tapi, perasaan macam apa? Psikolog Barbara  De Angelis menggambarkan bahwa ketika Anda berjumpa  pasangan jiwa Anda, Anda akan merasakan seolah-olah  Anda ingin selalu bersamanya, tidak hanya hanya dalam  kehidupan di dunia ini, tapi untuk selamanya. (dahsyat  ya�).

Pertemuan tersebut, akan begitu saja memadamkan api  kerinduan yang lama terkurung dalam hati Anda, sampai  Anda berhasil bertemu satu sama lain. Suatu kerinduan  istimewa yang tidak akan mampu dipuaskan oleh hubungan  yang biasa mana pun juga.

"Untuk setiap saat, setiap menit waktu yang Anda  luangkan bersamanya, Anda akan merasakan seolah  "pulang ke rumah"" katanya.


Bagaimana kalau Anda tidak merasakannya?    

Jawabannya ada pada hasil riset. Penelitian terbaru  mengatakan: Andaikan Anda belum menemukan seseorang  yang begitu sempurna yang bisa disebut sebagai  pasangan jiwa, Anda masih dapat berkeyakinan menemukan  seseorang.

Bagaimana caranya? Dengan berusaha tentu saja.  Laki-laki dan perempuan, sebaiknya mengembangkan  perasaan bahwa pasangan mereka pada dasarnya adalah  gambaran diri, hakekat jiwa mereka sendiri, dan lebih  memfokuskan hubungan pada kesamaan yang ada ketimbang  perbedaan.        "Dengan menerima seseorang sebagai diri Anda,  seseorang yang akrab dengan Anda. Perasaan bahwa Anda  memiliki spirit yang sama, pokoknya seseorang yang  mirip dengan Anda-lah, dengan begitu Anda akan  mengetahui dan memahami mereka sebagaimana dia  adanya," kata Sandra L Muray, peneliti dari the State  University of New York .

Tentunya, dengan memahami orang lain seperti Anda  memahami diri sendiri, membuat Anda memahami pula  segala kekurangannya. Seperti halnya Anda memaklumi  kekurangan diri sendiri. Perkawinan-perkawinan abadi  seringkali masuk kategori ini. Khususnya perkawinan  yang menyisakan rasa damai dan kebahagiaan pada akhir  kisahnya.

Dikatakan Barbara, hubungan kasih sayang yang  berkaitan dengan pasangan jiwa ini  tidak selalu diisi  dengan hubungan emosional yang spontan, bergairah,   dan mendebarkan sepanjang waktu. Kadang kita tidak  menemukan pasangan yang tepat dengan begitu saja.  Diperlukan  sedikit usaha agar pasangan jiwa ini  menuju  tingkat saling mencari kecocokan dan memahami  satu sama lain, sehingga tercipta hubungan yang kokoh.

 

Apakah selalu berupa hubungan yang abadi ?      

Konon tidak ada satu hal pun di dunia ini yang terjadi  secara kebetulan, kadangkala dua orang terseret jauh  dalam masalah-masalah kehidupan ini secara  bersama-sama. Menurut Barbara, setiap hubungan yang  terjadi antar manusia pasti memiliki tujuan tertentu.  Maka, bukan kebetulan pula bahwa dua orang tertentu  terlibat dalam suatu hubungan kasih sayang.

Masing-masing orang di dunia ini, menurutnya, akan  menemukan pasangan jiwanya sendiri-sendiri. Bisa  dengan cara yang cukup mudah, namun kadangkala harus  melalui peristiwa yang sangat dramatis dan  mendebarkan.

Bisa saja seseorang memiliki pasangan jiwa lebih dari  satu, sebab tidak selalu hubungan kasih sayang itu  berlangsung selamanya. Satu hal yang pasti, apakah  hubungan itu hanya berlangsung selama satu minggu,  apakah pasangan tersebut hanya hidup bersama selama  satu tahun, atau limapuluh tahun? Tujuannya tetap sama  mereka menjadi manusia, menjadi pasangan jiwa yang  saling menyayangi pada masanya.

Mereka kadang datang sebagai sahabat, sebagai kekasih.  Orang yang datang dalam kehidupan Anda tepat ketika  Anda membutuhkan kasih sayang. Bisa saja ia hanya  mampir sebentar menemui Anda, dan kemudian  bergerak  terus untuk menemui seseorang yang lebih  tepat dan  cocok dengannya. Demikian  juga Anda. Namun, setiap  pasangan yang saling menyayangi  �entah itu akan abadi  atau tidak- pada dasarnya adalah pasangan jiwa.    Bagaimana dengan pasangan jiwa yang abadi?

Beberapa ajaran agama mengatakan bahwa setiap manusia  bisa memiliki beberapa pasangan jiwa yang abadi.  Sementara ajaran-ajaran lainnya, mengatakan bahwa  hanya ada satu pasangan jiwa abadi dalam diri setiap  pasangan, selama hidupnya.

Yah, apapun yang mereka katakan, kalau saat ini Anda  sudah bertemu pasangan jiwa Anda, sebaiknya Anda tidak  usah peduli apakah ada jiwa lainnya yang  melayang-layang di alam semesta ini menanti saatnya  bertemu.      Yang paling penting bagi Anda adalah berikanlah kasih  sayang pada pasangan Anda, tanpa syarat. "Kalau engkau  begini, maka aku akan menyayangimu," itu bukanlah  kasih sayang.

Kasih sayang, menurut penulis Andrew Matthews berarti menerima orang lain apa adanya. Menyayangi dengan mencari kebaikan dalam dirinya. Dan jika Anda bisa melakukannya terus menerus, Anda dijamin akan memperoleh kebahagiaan bersama pasangan Anda. Tanpa perlu repot menghabiskan energi memikirkan diakah pasangan jiwa yang dikirim Tuhan untuk Anda. Begitu kawan..?

Sumber : kompas.com

Jadual Puasa Sunnah Yang Dianjurkan Islam - Tahun 2008

 

Ketika Islam melarang berpuasa pada hari-hari tertentu, maka Islam pun menganjurkan
kepada umatnya agar berpuasa pada hari-hari yang Rasulullah sendiri biasa melakukannya.
Berikut adalah jadual 'Puasa Sunnah' sesuai penanggalan Masehi. Tahun 2008.
Semoga manfaat.

1. Puasa tiap hari Senin dan Kamis.

2. Puasa 3 (tiga) hari setiap bulan - 'shaumul biidh' -
Yakni pada tanggal 13.14.15 - penanggalan Islam - (saat bulan purnama).
- 22, 23, 24 Januari 2008 / Muharram 1429 H
- 20, 21, 22 Februari 2008 / Shafar 1429 H
- 21, 22, 23 Maret 2008/ Rabi'ul Awwal 1429 H
- 20, 21, 22 April 2008/ Rabi'ul Akhir 1429 H
- 19, 20, 21 Mei 2008/ Jumadil Awwal 1429 H
- 17, 18, 19 Juni 2008/ Jumadil Akhir 1429 H
- 16, 17, 18 Juli 2008/ Rajab 1429 H
- 15, 16, 17 Agustus 2008/ Sya'ban 1429 H


Puasa Ramadhan 1429 H : 1 September 2008 - 30 September 2008.

- 13, 14, 15 Oktober 2008/ Syawwal 1429 H
- 11, 12, 13 November 2008/ Dzulqa'idah 1429 H
- 12, 13 Desember 2008/Dzulhijjah 1429H.
11 Desember 2008 bertepatan dengan hari tasyriq - 13 Dzulhijjah 1429 H.
Hari tasyriq tidak diperkenankan berpuasa.


3. Puasa 1/3 (sepertiga) bulan - Yakni di bulan Dzulhijjah.
Antara 11 Desember 2007 - 9 Januari 2008 / Dzulhijjah 1428 H
Antara 29 November 2008 - 28 Desember 2008/ Dzulhijjah 1429 H
Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan haji.
Yakni : 7 Desember 2008/ 9 Dzulhijjah 1429 H


Tidak diperkenankan berpuasa :
Hari Idul Adha - 10 Dzulhijjah/ 8 Desember 2008
Hari tasyriq - 11, 12, 13 Dzulhijjah/ 9, 10, 11 Desember 2008/ Dzulhijjah 1429 H


4. Puasa bulan Muharram - 'Asyura' selama 3 (tiga) hari - tanggal 9,10,11 Muharram.
Sangat dianjurkan tanggal 9 dan 10 ( Tasu'a dan 'Asyura )
Yakni : 18, 19, dan 20 Januari 2008/ Muharram 1429 H.


5. Puasa pada sebagian bulan Sya'ban.
Antara 3 Agustus - 31 Agustus 2008.


6. Puasa 6 hari pada bulan Syawwal.
Antara 2 Oktober - 29 Oktober 2008.
Tidak diperkenankan puasa pada 1 Syawwal - 1 Oktober 2008.


7. Puasa Daud - berpuasa berselang-seling.
Berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari.


Ringkasan - Referensi :
Fiqhus Sunnah Sayyid Sabiq
Tamamul Minnah, Muhammad Nashiruddin al-Albani
Al-Islam- Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Penanggalan Tahun 2008 - Penerbit Gema Insani.

...CaHaYa CiNta...

BuaT ayah na dede dSana... (",)

==========================

  aku ada
  aku ada dalam kilauan cahaya
  kau kusentuh
  kau kurasa dalam hangatnya dunia

  walau diri tak pisah
  mendekat dan kau rasa
  namun ku menjagamu
  dengan sluruh hati

  bila mata terpejam
  dan hati yang merasa
  hati kita bicara
  tentang keabadian

  tiada yang abadi
  tiada yang melebihi
  kekuatan rasa cinta
  walau tak berwujud rupa

  maafkan ku tak bisa
  wujudkan dalam nyata
  dalam angin ku berjalan
  dalam sinar ku titipkan
  cahayanya cinta

  maafkan diriku
  dalam cahaya cinta
  ku hadir untukmu


>> aStRid <<